Jurnal Edukasi dan Pengabdian kepada Masyarakat
https://ojs.inlic.org/index.php/jepkm
<p><strong><img src="https://ojs.inlic.org/public/site/images/didiharyono/coverhome.jpg" alt="" width="1519" height="933" /></strong></p> <p><strong>Jurnal Edukasi dan Pengabdian kepada Masyarakat (JEPKM)</strong> or Journal of Education and Community Engagement is a scientific journal that covers education/education, training, service activities or Community Engagement with the aim of spreading conceptual thoughts and ideas that have been achieved in the field of service and community service. This journal contains various activities/activities in dealing with and managing various potentials, obstacles, challenges, and problems that exist in society. The implementation of service activities also involves the participation of the community and other cooperation partners.</p> <p>Since 2022, this journal has been published twice a year, namely every June and December. Articles in this journal can be published in two languages, namely Indonesian or full English.</p> <p>E-ISSN: <a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/20221209061001943" target="_blank" rel="noopener">2986-1217</a></p> <p><a href="https://portal.issn.org/resource/ISSN/2986-1217" target="_blank" rel="noopener"><img src="https://raw.githubusercontent.com/daredmayo/CustomJurnal/master/img/ubg-issn-portal-internasional.png" alt="ISSN Portal" /></a></p> <p> </p>Yayasan Insan Literasi Cendekia (INLIC) Indonesiaen-USJurnal Edukasi dan Pengabdian kepada Masyarakat2986-1217The Pelatihan Fruit carving untuk meningkatkan kreativitas pada Ibu- Ibu Pelaku UMKM di The Culture Club Makassar
https://ojs.inlic.org/index.php/jepkm/article/view/288
<p><strong><em>Abstrak: </em></strong><em>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas ibu-ibu pelaku UMKM dalam pengembangan keterampilan fruit carving sebagai inovasi penyajian produk kuliner. Kegiatan dilaksanakan di The Culture Club Makassar dengan metode pelatihan langsung (hands-on), demonstrasi, dan pendampingan. Sebanyak 10 peserta mengikuti pelatihan yang mencakup pengenalan teknik dasar fruit carving, praktek langsung pembuatan kreasi ukir buah, serta diskusi pengembangan produk. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu mempraktikkan teknik dasar fruit carving dengan baik, meningkatkan kreativitas dalam mengembangkan variasi produk, dan memperoleh wawasan baru terkait pengembangan usaha kuliner berbasis keterampilan artistik. Kegiatan ini memberikan kontribusi dalam penguatan kapasitas UMKM untuk menghasilkan produk bernilai tambah, sekaligus membuka peluang pengembangan usaha baru yang inovatif.</em></p> <p><em> </em></p> <p><strong><em>Abstract: </em></strong><em>This community service activity aims to improve the creativity of housewives who are SME actors in developing fruit carving skills as a culinary product presentation innovation. The activity was carried out at The Culture Club Makassar using hands-on training methods, demonstrations, and mentoring. A total of 10 participants took part in training covering basic fruit carving techniques, direct practice in creating fruit carving works, and product development discussions. The results showed that participants were able to practice basic fruit carving techniques well, increase creativity in developing product variations, and gain new insights related to culinary business development based on artistic skills. This activity contributes to strengthening the capacity of SMEs to produce value-added products, while opening up opportunities for innovative business development.</em></p> <p><em> </em></p> <p><em> </em></p>Yusrianti yusrianti
Copyright (c) 2026 Jurnal Edukasi dan Pengabdian kepada Masyarakat
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-312026-05-3151110Optimalisasi Pembelajaran IPA di Era Digital melalui Pelatihan Laboratorium Virtual PhET di SMPN 27 Makassar
https://ojs.inlic.org/index.php/jepkm/article/view/338
<p><em>Pembelajaran IPA di SMPN 27 Makassar masih didominasi pendekatan konvensional dengan minimnya praktikum dan pemanfaatan teknologi, sehingga berdampak pada rendahnya motivasi dan literasi sains peserta didik. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru IPA dalam memanfaatkan laboratorium virtual PhET (Physics Education Technology) Interactive Simulations sebagai media pembelajaran di era digital. Metode yang digunakan adalah service learning melalui lima tahapan: investigasi, persiapan, aksi, refleksi, dan demonstrasi, dengan melibatkan 6 guru IPA sebagai peserta. Evaluasi dilakukan menggunakan instrumen tes pilihan ganda (pre-test dan post-test). Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata skor dari 95,00 menjadi 98,33 dengan rata-rata N-Gain sebesar 0,92 (kategori tinggi). Sebanyak 83,3% peserta mencapai kategori N-Gain tinggi dan 16,7% kategori sedang. Peningkatan paling signifikan terjadi pada aspek teknis penggunaan mode offline PhET (+18,8%) dan pemahaman prosedur penggunaan PhET (+25,0%). Pelatihan berbasis service learning terbukti efektif mengoptimalkan kompetensi guru dalam mengintegrasikan laboratorium virtual ke dalam pembelajaran IPA yang lebih interaktif dan berbasis teknologi.</em></p>Shoffan FatkhullohNurhayani H MuhiddinNur Rahmah SangkalaAmalia RahmadaniBanu Kisworo
Copyright (c) 2026 Jurnal Edukasi dan Pengabdian kepada Masyarakat
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-06-032026-06-0351111810.35914/jepkm.v5i1.338Edukasi Penyusunan Modul Ajar dalam Implementasi Kurikulum Merdeka bagi Calon Guru IPA
https://ojs.inlic.org/index.php/jepkm/article/view/339
<div><em><span lang="EN-US">Modul ajar merupakan salah satu perangkat pembelajaran penting dalam implementasi Kurikulum Merdeka yang perlu dipahami oleh calon guru. Namun, masih terdapat mahasiswa calon guru IPA yang belum memahami secara optimal struktur dan komponen modul ajar sesuai karakteristik Kurikulum Merdeka. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi kepada calon guru IPA mengenai penyusunan modul ajar dalam implementasi Kurikulum Merdeka. Kegiatan diikuti oleh 32 mahasiswa semester 4 Jurusan Pendidikan IPA FMIPA UNM dan dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tiga tahapan utama, yaitu sosialisasi materi, pendampingan dan pengecekan modul ajar, serta diskusi dan tanya jawab. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh pemahaman awal mengenai struktur dan penyusunan modul ajar dalam implementasi Kurikulum Merdeka. Selain itu, peserta menunjukkan antusiasme dan keterlibatan aktif selama kegiatan berlangsung. Dengan demikian, kegiatan edukasi ini memberikan kontribusi positif dalam memperkuat pemahaman calon guru IPA terkait penyusunan perangkat pembelajaran sesuai karakteristik Kurikulum Merdeka.</span></em></div>Yulianti YusalMusawwir Usman Banu KisworoSt. Mutia Alfiyanti MuhiddinAhmad Zuhudy Bahtiar
Copyright (c) 2026 Jurnal Edukasi dan Pengabdian kepada Masyarakat
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-06-032026-06-0351192710.35914/jepkm.v5i1.339Pelatihan Modifikasi Motif Khas Sulawesi Melalui Aplikasi Ibis Paint pada UMKM Kota Makassar untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Kreatif di Era Digitalisasi
https://ojs.inlic.org/index.php/jepkm/article/view/340
<p><em>The Micro, Small, and Medium Enterprises (UMKM) sector is experiencing shifts in production and marketing due to advances in digital technology. This includes creating products tailored to local culture. As a center of the creative industry in Eastern Indonesia, Makassar has great potential to develop distinctive South Sulawesi styles, including the Bugis-Makassar style (Lipa Sabbe and geometric), the Toraja style, and other variations of traditional styles. The aim of this service is to provide UMKM practitioners in Makassar City with the ability to transform authentic Sulawesi colors using the Ibis Paint digital design application. This will support the growth of the creative economy in the digital era. The activity commenced in January 2026 and involved 60 UMKM participants with a participatory training approach, including socialization, demonstrations, design practice, mentoring, and evaluation of the works.</em> <em>The results of the activities show that participants are able to use the basic to advanced features of the Ibis Paint application to create digital motif designs that are more creative, flexible, and have commercial value. Therefore, this training will enhance the capabilities of creative UMKM and strengthen the culture-based creative economy ecosystem in Makassar City.</em></p>Andi NuralfiahLuthfiani JusufPerawati SimaremareNur Widya AnriyanaMuh. Fadhil Supriadi
Copyright (c) 2026 Jurnal Edukasi dan Pengabdian kepada Masyarakat
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-06-032026-06-0351283510.35914/jepkm.v5i1.340Diversifikasi Produk Cumi Krispi untuk Pemberdayaan Wanita Nelayan Mattiro Kanja
https://ojs.inlic.org/index.php/jepkm/article/view/341
<p><em>Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas kelompok wanita nelayan Desa Mattiro Kanja dalam mengolah cumi-cumi lokal menjadi produk bernilai ekonomi. Permasalahan mitra meliputi keterbatasan pengetahuan pengolahan hasil laut, pengemasan, pemasaran, dan penentuan harga jual. Metode kegiatan dilakukan melalui ceramah, diskusi, demonstrasi, dan pelatihan praktik pembuatan cumi krispi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman mitra mengenai pemilihan bahan, pengolahan, pengemasan, branding, dan strategi pemasaran. Produk cumi krispi menjadi bentuk diversifikasi hasil laut yang menarik, higienis, dan berpeluang meningkatkan pendapatan keluarga nelayan secara berkelanjutan.</em></p>Slamet WidodoBesse Qur'aniUdin Sidik SidinNur AidaMuhammad Fadhil Supriadi
Copyright (c) 2026 Jurnal Edukasi dan Pengabdian kepada Masyarakat
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-06-032026-06-0351364110.35914/jepkm.v5i1.341Pemberdayaan Kelompok Ibu Rumah Tangga melalui Pelatihan Membatik Berbasis Potensi Lokal untuk Meningkatkan Keterampilan dan Kemandirian Ekonomi
https://ojs.inlic.org/index.php/jepkm/article/view/342
<p><em>Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan kemandirian ekonomi kelompok ibu rumah tangga melalui pelatihan membatik berbasis potensi lokal. Mitra kegiatan adalah kelompok ibu rumah tangga yang memiliki keterbatasan keterampilan produktif dan peluang usaha. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui tahapan identifikasi kebutuhan, perencanaan bersama, pelatihan, praktik langsung, pendampingan, serta evaluasi. Materi pelatihan meliputi pengenalan alat dan bahan, pembuatan motif berbasis potensi lokal, teknik pencantingan, pewarnaan, dan dasar-dasar kewirausahaan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam membatik serta tumbuhnya motivasi untuk mengembangkan usaha kreatif berbasis budaya lokal. Selain itu, kegiatan ini memperkuat partisipasi dan kerja sama antaranggota kelompok. Program ini berkontribusi dalam pemberdayaan perempuan dan membuka peluang peningkatan pendapatan keluarga melalui pengembangan usaha batik berbasis potensi lokal</em></p>Nurhijrah NurhijrahBesse Qur'aniIsrawati HamsarMansyur MansyurWabdillah wabdillah
Copyright (c) 2026 Jurnal Edukasi dan Pengabdian kepada Masyarakat
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-06-032026-06-0351415110.35914/jepkm.v5i1.342