Pemanfaatan Tepung Ampas Kelapa (Cocos Nucifera) sebagai Bahan Substitusi dalam Pembuatan Coconut Crispy untuk Meningkatkan Potensi Usaha

Authors

  • Gawarti Gawarti Universitas Negeri Makassar
  • Syamsidah Syamsidah UNM
  • Nur Resky M. Febriani UNM

DOI:

https://doi.org/10.35914/jepkm.v1i2.12

Keywords:

Coconut crispy, Potensi Usaha, Tepung Ampas Kelapa.

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian eksperimen yang bertujuan untuk (1) Mengetahui proses pembuatan tepung ampas kelapa. (2) Mengetahui proses pembuatan coconut crispy substitusi tepung ampas kelapa. (3) Mengetahui penilaian panelis terhadap mutu coconut crispy substitusi tepung ampas kelapa. (4) Mengetahui tingkat penerimaan masyarakat terhadap coconut crispy substitusi tepung ampas kelapa. Tempat penelitian di Laboratorium Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar dan LKSA Bahagia. Waktu penelitian dimulai dari Desember 2021 hingga Februari 2022. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan angket (Scoresheet), studi literatur, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan uji rata – rata (Mean), uji beda annova, dan uji beda lanjutan duncan. Hasil penelitian (1) Proses pembuatan tepung ampas kelapa ialah pengeringan, penghalusan, dan pengayakan. (2) Proses pembuatan coconut crispy diawali dengan penimbangan bahan, pencampuran bahan sesuai formulasi (F1 25%, F2 50%, dan F3 75%), pencetakan, pemanggangan, dan pengemasan. (3) Penilaian panelis terhadap mutu coconut crispy substitusi tepung ampas kelapa dihasilkan warna semakin tidak kuning kecoklatan, aroma semakin harum, tekstur semakin renyah, rasa semakin enak, over all semakin tidak baik, dan kesukaan semakin suka. (4) Produk coconut crispy diterima oleh masyarakat.

References

Arif, D. Z. (2019). Kajian perbandingan tepung terigu (triticum aestivum) dengan tepung jewawut (setaria italica) terhadap karakteristik roti manis. Pasundan Food Technology Journal (PFTJ), 5(3), 180-189

Kemala, N. (2015). Kajian Pendapatan Dan Kontribusi Usahatani Kelapa (Cocos Nucifera) Terhadap Pendapatan Keluarga Petani Di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi.15(3):125

Perkebunan, S. D. (2011). Program Pembangunan Perkebunan: Peningkatan Produksi, Produktivitas Dan Mutu Tanaman Perkebunan Berkelanjutan. Seminar Nasional Pendidikan Biologi, (578).

Putri, M. F. (2014). Kandungan gizi dan sifat fisik tepung ampas kelapa sebagai bahan pangan sumber serat. TEKNOBUGA: Jurnal Teknologi Busana dan Boga, 1(1).

Pratiwi, E.D, dkk. (2016). Pemanfaatan Limbah Ampas Kelapa (Cocos Nucifera Lin) Sebagai Tepung Dalam Pembuatan Mi Basah. Jurnal Kesehatan Lingkungan. 8(2):55

Polii, F. F. (2017). Pengaruh Substitusi Tepung Kelapa Terhadap Kandungan Gizi Dan Sifat Organoleptik Kue Kering [The Effect of Coconut Flour Substitution on Nutrient Content and Organoleptic Properties of Cookies]. Buletin Palma, 18(2), 91-98.

Qurani, B. Hasnawati, Nurhijrah, Suryana, S., & Hamsar, I. (2022). Putu Cangkir dari Tepung Singkong. JEPKM: Jurnal Edukasi dan Pengabdian kepada Masyarakat 1 (1), 16-22

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: CV Alfabeta.

Susilowati, T., & Manggarani, D. A. (2018). Pembuatan cookies kelapa (kajian proporsi tepung terigu. tepung ampas kelapa dan penambahan kuning telur). Jurnal Teknologi Pangan, 2(1).

Winarno, F.G. (2004). Kimia pangan dan gizi. PT.Gramedia, Jakarta

Downloads

Published

2023-05-29

How to Cite

Gawarti, G., Syamsidah, S., & Febriani , N. R. M. . (2023). Pemanfaatan Tepung Ampas Kelapa (Cocos Nucifera) sebagai Bahan Substitusi dalam Pembuatan Coconut Crispy untuk Meningkatkan Potensi Usaha. Jurnal Edukasi Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(2), 75–82. https://doi.org/10.35914/jepkm.v1i2.12