Wisata Alam Positif: Perancangan Media Komunikasi Edukasi Wisatawan Ekowisata Mangrove Tarumajaya Bekasi
DOI:
https://doi.org/10.35914/jepkm.v2i2.77Keywords:
Positive Nature Tourism, Pokdarwis Pal Jaya, Communication MediaAbstract
Kerusakan lingkungan pariwisata terus bertambah dengan prilaku wisatawan yang meninggalkan jejak perjalanan yang kurang baik, terlebih hutan mangrove sebagai penyanggah abrasi air laut, srrta bisa juga memberikan kontribusi besar bagi masyarakat luas. Tujuan kegiatan penyuluhan perancangan media komunikasi edukasi wisatawan ekowisata mangrove Tarumajaya Bekasi ini diharapkan mampu menjadi pijakan awal untuk bangkit dan membangun kembali, serta dijadikan sarana informasi dan persuasi melalui media komunikasi yang digunakan oleh Pokdarwis Pal Jaya. Metode pelaksanaan secara diskusi terkait brainstorming menyesesuaikan dengan kebutuhan, survey awal, dan penyuluhan perancangan media komunikasi itu sendiri. Hasilnya pun menunjukkan ada capaian secara tiga aspek dilihat dari segi kognitif dan afektif mulai terarah dan memahami akan pentingnya keberlansungan ekowisata hutan mangrove sebagai keberlanjutan dan manfaat bagi khayalak luas. Adapun secara perilaku masih perlu upaya yang lebih besar lagi, karena bangkitnya pariwisata juga turut didukung oleh SDM (sumber daya manusia) yang terjun dan mau untuk membenahi pariwisata secara bersama-sama.
References
Bengen, D.G. (2001). Panduan Teknis Pengenalan dan Pengelolaan Ekosistem Mangrove. IPB Press. Bogor.
Faisal, S. (2020) Pokdarwis Jembatan Cinta Harapkan DLH Kab. Bekasi Bersinergi Ciptakan Sapta Pesona. https://www.satuarah.co/aspirasi/pr-123992341/pokdarwis-jembatan-cinta-harapkan-dlh-kab-bekasi-bersinergi-ciptakan-sapta-pesona
Hadinoto, K. (1996). Perancanaan Pengembangan Destinasi Pariwisata. Jakarta: Universitas Indonesia
Hasan, A. (2018) Studi Daya Tarik Wisata Alam Hutan Mangrove Pantai Baros Bantul, Hutan Mangrove Wana Tirta Pantai Pasir Kadilangu, Hutan Mangrove Jembatan Api-Api Temon dan Kinerja Bisnis. Jurnal Media Wisata. Vol. 16 No. 2. https://doi.org/10.36276/mws.v16i2.274
Henry, (2023). Mengenal Wisata Alam Positif yang Diprediksi Bakal Jadi Tren Baru Pariwisata. https://www.liputan6.com/lifestyle/read/5169400/mengenal-wisata-alam-positif-yang-diprediksi-bakal-jadi-tren-baru-pariwisata
Ismail, Y. (2021) Pemkab Bekasi Dorong Pokdarwis Jadi Ujung Tombak Pariwisata. https://www.bekasikab.go.id/index.php?mact=News,cntnt01,detail,0&cntnt01articleid=2920&cntnt01returnid=58
Kusmana, C. (2008). Manual Silvikultur Mangrove di Indonesia. Departemen Kehutanan & Korea International Cooperation Agency. Jakarta.
Nasition, T. (2021). Kebijakan Pariwisata Indonesia pada Era Pandemi COVID-19. Jurnal Analis Kebijakan. Vol. 5 No 2 Hal. 149-165
Nawari, M. Iqbal. (2023). Strategi Pengelolaan Ekowisata Mangrove Melalui Konsep Community Based Tourism (CBT) dalam Meningkatkan Pendapatan Masyarakat di Desa Segarajaya Kecamatan Tarumajaya Kabupaten Bekasi. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah.https://repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/68530/1/M.%20Iqbal%20Nawawi_11180150000012%20%20watermark.pdf
Saputra, S. Ed., & Setiawan, A. (2014). Potensi Ekowisata Hutan Mangrove di Desa Merak Belantung Kecamatan Kalianda Kabupaten Lampung Selatan. Jurnal Sylva Lestari. Vol. 2 No. 2. Hal, 49-60
Utomo, B. (2017) Strategi Pengelolaan Hutan Mangrove di Desa Tanggul Tlare Kecamatan Kedung Kabupaten Jepara. Jurnal Ilmu Lingkungan. Vol. 15 No. 2: 117-123. https:// doi:10.14710/jil.15.2.117-123
Yuliani, Shahibah & Herminasari, N.S. (2017). Partisipasi Masyarakat dalam Pengelolaan Mangrove di Desa Segarajaya Kecamatan Tarumajaya Kabupaten Bekasi. Jurnal Green Growth dan Manajemen Lingkungan. Vol. 6 No. 2. https://doi.org/10.21009/jgg.062.04.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Jurnal Edukasi dan Pengabdian kepada Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





