Edukasi Petani Jogoyasan, Ngablak, Magelang dalam Memanfaatkan Informasi Iklim/Musim untuk Meningkatkan Hasil Panen Tomat
DOI:
https://doi.org/10.35914/jepkm.v1i1.8Keywords:
sekolah, iklim, iklim, cuaca, tomat, Jogoyasan.Abstract
Informasi iklim sangat penting dalam bidang pertanian. Banyaknya disinformasi informasi ini dapat diminimalkan dengan kegiatan edukasi pengetahuan iklim dan keterkaitannya dengan pertanian kepada para petani. Sekolah Lapang Iklim (SLI) merupakan salah satu upaya dalam memahami informasi cuaca dan iklim untuk memberdayakan petani dalam memahami dan memanfaatkan informasi prakiraan iklim secara efektif dalam kegiatan pertanian. Wilayah Magelang merupakan sentra holtikultura yang penting di Jawa Tengah, dimana salah satu komoditasnya adalah tanaman tomat yang permintaannya selalu meningkat. Hasilnya kegiatan SLI, selain meningkatkan pengetahuan pemahaman informasi iklim sebenar 20%, kegiatan ini juga berdampak pada meningkatnya hasil panen. Hasil panen tanaman tomat di desa Jogoyasan meningkat hingga 50% dimana mencapai 3-4 kg/pohon dengan kualitas baik lebih tinggi pada lahan yang diperlakukan menurut ilmu yang diperoleh di sekolah lapang iklim (SLI), dibandingkan dengan hasil lahan non SLI 2-3 kg/pohon.
References
Anwar, H., Musa, N., Jamin, F. S. (2018). Pertumbuhan dan hasil tanaman tomat (lycopersicum esculentum mill.) dengan pemberian kompos limbah tahu padat. JATT, 7(1), 22-29.
Astarini, I. D. (2009). PemulianTanamanSayuran. Tidak Diketahui.
Azizah, N. (2020). Strategi Peningkatan Sikap Petani Melalui Sekolah Lapang Iklim (Sli) Di Kelurahan Banyurip Kota Pekalongan. Tesis Pasca Sarjana Universitas Negeri Semarang. http://lib.unnes.ac.id/36665/1/UPLOAD_NUR_AZIZAH.pdf. diakses 15 Nopember 2022
Azifah, D., Agustono & Setyowati. N. (2016). Identifikasi sub sektor pertanian di eks Karesidenan Kedu (pendekatan minimum requirements technique). SEPA, 12(2), 182 – 192.
BMKG. (2016). Peraturan Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Nomor 4 Tahun 2016 Tentang Peraturan Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Tentang Pengamatan dan Pengelolaan Data Iklim di Lingkungan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, BMKG, Jakarta.
Didiharyono, D., Giarno, G., & Sapareng, S. (2022). Changes in rainfall intensity, rising air temperature, wind speed, and its relationship with landuse in Makassar City. JST (Jurnal Sains dan Teknologi), 11(2).
Eleonora, R., Haris, S., Fadhlullah, R., Aris, P., Diah S., Kharmila S., Yayan A., Erni, S., & H. (2013). Inovasi Kelembagaan Sistem Informasi Kalender Tanam Terpadu Mendukung Adaptasi Perubahan Iklim Untuk Ketahanan Pangan Nasional. Jurnal Pengembangan Inovasi Pertanian, 6(1), 44–52.
Faizana, F., Nugraha, A. L., & Yuwono, B. D. (2015). Pemetaan risiko bencana tanah longsor Kota Semarang, Jurnal Geodesi UNDIP, 4(1), 223-234..
Fadlan, A., Safril, A., Suwandi, Veanti, D. P. O., Nugraheni, I. R., Septiadi, D., Harahap, D., Nuraini, N., & Munawar. (2022). Pengetahuan Tentang Iklim dan Cuaca Untuk Kemajuan Pertanian di Kabupaten Indramayu Jawa Barat. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Meteorologi Klimatologi Geofisika dan Instrumentasi, 1, (1), 1-4.
Giarno, Zadrach L. D. & Mustofa, M. A. (2012). Kajian awal musim hujan and awal musim kemarau di Indonesia, Jurnal Meteorologi and Geofisika. 1, 1–8.
Giarno & Nanaruslana, Z. (2022). The precursors of high rainfall intensity during June in Southern Central Java: A case study of flash floods 18 june 2016 in Purworejo, MAUSAM, 73(4), 867–886.
Giarno, Saputra, A. H., Rachmawardani, A. (2022). Optimalisasi Edukasi Informasi Geohidrometeorologi Untuk Masyarakat Perkotaan (Studi Kasus: Kelurahan Jurang Mangu Timur, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, Banten). To Maega: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(3), 554-563
Giarno (2022). Analisis Kinerja Penelitian Prodi Klimatologi Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Berdasarkan Data Google Scholar. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Meteorologi Klimatologi Geofisika dan Instrumentasi, 1(1), 25-33.
Halid, E., Mutalib, A., Inderiati, S., & Rahmad, D. (2021). Pertumbuhan dan produksi tanaman tomat (lycopersium esculentum mill.) pada pemberian berbagai dosis bubuk cangkang telur, J. Agroplantae, 10(1), 59 – 66.
Heksaputra, D., Naimah, Z., Azani, Y., & Iswari, L. (2013). Penentuan Pengaruh Iklim Terhadap Pertumbuhan Tanaman dengan NaïveBayes. Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2013, Yogyakarta.
Heriani, N., Zakaria, W. A., & Soelaiman, A. (2013). Analisis keuntungan dan risiko usahatani tomat di kecamatan sumberejo Kabupaten Tanggamus, Jurnal Ilmu Ilmu Agribisnis, 1(2), 169-173.
Hidayati, I. N., & Suryanto. (2015). Pengaruh perubahan iklim terhadap produksi pertanian dan strategi adaptasi pada lahan rawan kekeringan. Jurnal Ekonomi dan Studi Pembangunan, 16(1), 42-52.
Hortikultura, D. J. (2020). Luas dan Produksi Tanaman Tomat Menurut Provinsi di Indonesia. diakses tanggal 16 Nopember 2022.
Kartika, E., Yusuf, R., Syakur, A. (2015). Pertumbuhan dan hasil tanaman tomat (lycopersicum esculentum mill.) pada berbagai persentase naungan. e-J. Agrotekbis, 3(6), 717- 724.
Neenu, S., Biswas, A.K., & Rao, A. S. (2013). Impact of climatic factors on crop production, Agri. Reviews, 34 (2), 97-106.
Ramadhan, D.N.S. (2021). Sekolah lapang iklim solusi adaptasi perubahan cuaca sektor pertanian. Antara. https://www.antaranews.com/berita/2387721/sekolah-lapang-iklim-solusi-adaptasi-perubahan-cuaca-sektor-pertanian. diakses 15 Nopember 2022.
Sarigih, W. C. (2008). Respon Pertumbuhan Dan Produksi Tomat Terhadap Pemberian Pupuk Phospat Dan Bahan Organik. Skripsi Tidak Dipublikasikan. Universita Jakarta Utara.
Syafitri, A. W., dan Rochani, A. (2021). Analisis Penyebab Banjir Rob di Kawasan Pesisir Studi Kasus: Jakarta Utara, Semarang Timur, Kabupaten Brebes, Pekalongan, Jurnal Kajian Ruang, 1(1), 16-28.
Suryanegara, & Saputra, S. (2018). Pemahaman Petani terhadap Program Sekolah Lapang Iklim di Desa Wonosari, Gondangrejo, Karanganyar, Jawa Tengah. UNS-Pascasarjana Program Studi Ilmu Lingkungan-A131508022-2018. https://digilib.uns.ac.id/dokumen/detail/63095/Pemahaman-Petani-terhadap-Program-Sekolah-Lapang-Iklim-di-Desa-Wonosari-Gondangrejo-Karanganyar-Jawa-Tengah. diakses 15 Nopember 2022
Ujung, A. T., Nugraha, A. L., & Firdaus, H. S. (2019). Kajian pemetaan risiko bencana banjir kota semarang dengan menggunakan sistem informasi geografis, Jurnal Geodesi UNDIP, 8(4), 154-164.
USAID. (2018). Climate Field School, USAID. http://geo.co.id/apik/2018/11/21/climate-field-school/ diakses tanggal 16 Nopember 2022.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 JEPKM: Jurnal Edukasi dan Pengabdian kepada Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





